Gerakan Serentak di Jajaran Polda Sumsel, Kapolda Tegaskan Kesatuan dan Kinerja Presisi

Palembang52445 Dilihat

PALEMBANG,KM- Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. menginisiasi gerakan khataman Al-Qur’an secara serentak di seluruh jajaran Polda Sumsel hingga tingkat Polres, Selasa (17/3/2026).

Gerakan ini menjadi simbol kuat bahwa Polda Sumsel mampu membangun soliditas internal Polri melalui pendekatan spiritual yang terstruktur dan masif.

Kegiatan terpusat di Masjid Assaadah Polda Sumsel ini diikuti secara serentak oleh jajaran di berbagai wilayah, menciptakan momentum kebersamaan di antara ribuan personel Polri.

Kapolda Sumsel hadir didampingi Wakapolda Brigjen Pol Rony Samtana, Irwasda Kombes Pol Feri Handoko Soenarso, serta para Pejabat Utama Polda Sumsel.

Turut hadir pula tokoh-tokoh agama dan pimpinan lembaga, menegaskan dukungan luas terhadap langkah Polda Sumsel dalam membangun kekuatan moral dan kelembagaan secara bersamaan.

Dalam arahannya, Kapolda Sumsel menegaskan bahwa keserentakan ini bukan sekadar simbol seremonial, melainkan memiliki makna strategis bagi organisasi.

“Keserentakan ini bukan hanya simbol, tetapi perintah moral. Soliditas yang kita bangun dalam ibadah harus kita wujudkan dalam tugas, respons cepat di lapangan, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegas Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho

Pesan ini menegaskan bahwa nilai spiritual harus bertransformasi menjadi kinerja nyata Polri di tengah masyarakat.

Melalui gerakan serentak ini, Polda Sumsel memperkuat pola kerja yang terkoordinasi dan disiplin antar satuan.

Dampak strategis yang ditargetkan antara lain peningkatan respons cepat personel, koordinasi lintas satuan yang lebih solid, pelayanan publik yang lebih presisi serta stabilitas kamtibmas yang terjaga.

Pendekatan ini menunjukkan bahwa Polda Sumsel tidak hanya membangun kekuatan eksternal, tetapi juga konsolidasi internal yang kuat.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolda Sumsel memberikan penghargaan kepada hafidz dan hafidzah, termasuk personel Polri Briptu M. Husein Syamsuddin, Brigadir Rizka Munawwaroh serta tokoh penghafal Al-Qur’an lainnya.

Pemberian tali asih berupa sajadah, sarung, dan mukena menjadi simbol penghargaan sekaligus motivasi bagi anggota lainnya.

Kegiatan yang dirangkai dengan khotmil Qur’an, doa bersama, hingga buka puasa ini memperkuat arah kebijakan Polda Sumsel dalam membangun Polri Presisi yang solid, humanis, dan berintegritas.

Pendekatan ini menegaskan bahwa kekuatan Polri tidak hanya terletak pada struktur dan komando, tetapi juga pada kesatuan nilai dan moral seluruh personel.

Gerakan khataman Qur’an serentak ini menjadi bukti bahwa Kapolda Sumsel mampu mengonsolidasikan kekuatan internal Polri dalam satu visi, satu semangat, dan satu tujuan.

Dengan langkah ini, Polda Sumsel menegaskan diri sebagai model nasional dalam membangun soliditas Polri yang modern, terkoordinasi, dan berbasis nilai spiritual.(Eggy)

Komentar