Rakor Lintas Sektoral, Polda Sumsel Mantapkan Pengamanan Mudik Lebaran 2026

Jakarta82746 Dilihat

Jakarta ,KM-Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Polda Sumatera Selatan) menyatakan kesiapan penuh dalam mengamankan arus mudik dan balik Idul Fitri 1447 Hijriah/2026.

Kesiapan tersebut ditegaskan setelah Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho menghadiri langsung Rapat Koordinasi Lintas Sektoral (Rakor Linsek) Operasi Ketupat 2026 yang dipimpin Kapolri di Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Lemdiklat Polri, Jakarta, Senin (2/3/2026).

Rakor Linsek ini diikuti para Kapolda se-Indonesia serta kementerian dan lembaga terkait sebagai tindak lanjut Surat Telegram Kapolri Nomor STR/447/II/OPS.1.1./2026 tentang kesiapan Operasi Ketupat 2026.

Sementara itu, di tingkat daerah, Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rony Samtana memimpin jalannya rapat secara daring dari Ruang Video Conference Lantai 2 Gedung Presisi Mapolda Sumsel, Palembang. Rakor daerah tersebut diikuti para Pejabat Utama (PJU) Polda Sumsel serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan instansi terkait.

Hadir di antaranya Danrem 044/Gapo, perwakilan Pangdam II/Sriwijaya, Danlanal, Danlanud, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Perhubungan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Pariwisata, Kementerian Agama, BPBD, Basarnas, BMKG, PT Pertamina, PT Jasa Marga, serta Jasa Raharja.

Rakor Linsek ini bertujuan menyamakan persepsi, strategi, dan memastikan kesiapan seluruh unsur dalam memberikan pelayanan pengamanan terbaik bagi masyarakat selama arus mudik dan perayaan Idulfitri 1447 Hijriah. Kegiatan dilaksanakan secara hybrid, mengombinasikan kehadiran langsung dan daring.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho menegaskan kehadirannya langsung di Jakarta bertujuan menerjemahkan arahan strategis Kapolri secara cepat dan presisi untuk diterapkan di wilayah Sumatera Selatan.

Di tingkat daerah, Wakapolda Sumsel memimpin konsolidasi lintas sektoral dengan melibatkan TNI dan instansi vertikal lainnya guna memastikan pendekatan kolaboratif dan terintegrasi dalam Operasi Ketupat Musi 2026.

“Seluruh unsur harus bergerak dalam satu komando. Operasi Ketupat Musi 2026 adalah bentuk pelayanan terbaik kita kepada masyarakat,” tegas Brigjen Pol Rony Samtana.

Senada dengan itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menyampaikan bahwa konsolidasi antara pusat dan daerah berjalan solid dan efektif.

Operasi Ketupat 2026 direncanakan sebagai operasi kemanusiaan yang mengedepankan pelayanan publik, keselamatan lalu lintas, serta stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Sumatera Selatan.(Eggy)

Komentar