Polsek Lais Pasang Peringatan dan Intensifkan Pemantauan Antisipasi Longsor Susulan

Muba43477 Dilihat

MUSI BANYUASIN – Tanah longsor terjadi di bantaran Sungai Musi, Dusun I, Desa Danau Cala, Kecamatan Lais, Kabupaten Musi Banyuasin, Rabu (22/7/2026) sekitar pukul 06.00 WIB. Peristiwa yang diduga dipicu tingginya curah hujan tersebut menyebabkan tebing sungai mengalami longsor dan mengancam sejumlah rumah warga yang berada di sekitar lokasi.

Kapolsek Lais AKP Syawaludin, S.H., melalui Kasi Humas Polres Musi Banyuasin AKP S. Hutahaean, S.M., mengatakan personel Polsek Lais bergerak cepat setelah menerima laporan masyarakat dengan berkoordinasi bersama Pemerintah Desa Danau Cala untuk melakukan pengecekan langsung di lokasi kejadian.

“Hasil koordinasi dengan Kepala Desa Danau Cala, Bapak Yos Sudarso, diketahui bahwa kejadian tanah longsor tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerugian harta benda,” ujar AKP S. Hutahaean.

Meski tidak menimbulkan korban, kondisi tebing yang mengalami longsor dinilai masih berpotensi membahayakan. Beberapa rumah warga yang berada sangat dekat dengan bibir longsor terancam terdampak apabila terjadi longsor susulan. Karena itu, warga yang tinggal di kawasan rawan diimbau untuk sementara waktu mengungsi ke tempat yang lebih aman sebagai langkah antisipasi.

Sebagai bentuk mitigasi bencana, Polsek Lais bersama Pemerintah Desa Danau Cala juga memberikan edukasi dan imbauan kepada masyarakat yang bermukim di sepanjang bantaran Sungai Musi agar meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi.

Selain itu, petugas memasang banner peringatan di sekitar lokasi longsor guna mengingatkan masyarakat dan pengguna jalan agar lebih berhati-hati saat melintas maupun beraktivitas di kawasan tersebut.

AKP S. Hutahaean menegaskan, Polres Musi Banyuasin akan terus memantau perkembangan situasi di lokasi serta berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya longsor susulan.

“Kami mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kepada aparat desa atau kepolisian apabila melihat adanya retakan tanah, pergeseran tebing, maupun tanda-tanda longsor lainnya. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama,” tegasnya.

Hingga Rabu siang, kondisi di lokasi kejadian dilaporkan aman dan kondusif. Aparat kepolisian bersama pemerintah desa masih melakukan pemantauan secara berkala guna memastikan keselamatan masyarakat serta mengantisipasi potensi bencana susulan.(Eggy)

Komentar