Pertagas Goes to School di Bayung Lencir, Siswa SMPN 3 Dibekali Edukasi Pencegahan Kebakaran dan Keselamatan Pipa Gas

Muba82768 Dilihat

MUSI BANYUASIN, KM – Kepedulian terhadap keselamatan lingkungan dan upaya pencegahan kebakaran terus diperkuat PT Pertamina Gas (Pertagas). Di tengah meningkatnya ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla), perusahaan mendorong keterlibatan masyarakat melalui edukasi keselamatan, terutama bagi kalangan pelajar sebagai generasi penerus bangsa.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui program Pertagas Goes to School yang dilaksanakan Pertagas Operation Central Sumatera Area (OCSA) di SMP Negeri 3 Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin, Rabu (28/10/2026).

Kegiatan ini difokuskan pada peningkatan pengetahuan dan keterampilan siswa dalam mengantisipasi potensi kebakaran, termasuk pemahaman mengenai penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) serta praktik langsung penanganan awal kebakaran.

Edukasi Keselamatan Dimulai dari Lingkungan Sekolah Melalui kegiatan tersebut, para siswa diberikan pemahaman bahwa tindakan pencegahan dan kesiapsiagaan merupakan langkah penting untuk meminimalkan risiko kebakaran. Pengetahuan ini diharapkan menjadi bekal bagi pelajar dalam menghadapi situasi darurat, baik di sekolah maupun di lingkungan tempat tinggal.

Kepala SMPN 3 Bayung Lencir, Ahmad Musafa, mengapresiasi langkah Pertagas yang telah menghadirkan edukasi keselamatan secara langsung kepada peserta didik.

Menurutnya, materi yang diberikan tidak hanya menambah wawasan siswa, tetapi juga memiliki manfaat praktis yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Bahkan, para pelajar diharapkan mampu menyampaikan kembali pengetahuan tersebut kepada keluarga dan masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap siswa tidak hanya mendapatkan pengetahuan baru, tetapi juga dapat meneruskannya kepada teman, orang tua, dan kerabat. Keselamatan diri dan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama,” ujar Ahmad.

Pertagas Dorong Peran Aktif Generasi Muda Head of District Jambi Pertagas OCSA, Galeh Kokoh, menegaskan bahwa upaya menciptakan lingkungan yang aman tidak dapat hanya mengandalkan satu pihak. Dibutuhkan kesadaran dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk generasi muda.

Ia berharap pembekalan yang diberikan dapat meningkatkan kepedulian serta kesiapan para siswa dalam mengenali dan menghadapi kemungkinan terjadinya keadaan darurat.

“Lingkungan merupakan tanggung jawab kita bersama. Kami berharap edukasi ini dapat meningkatkan kesiapsiagaan siswa dalam menghadapi potensi keadaan darurat, meskipun tentunya kita berharap hal tersebut tidak pernah terjadi,” ungkap Galeh.

Serahkan APAR, Tandu hingga Perlengkapan P3K Tidak sebatas memberikan materi dan pelatihan, Pertagas OCSA juga menunjukkan kepeduliannya terhadap kesiapan fasilitas keselamatan di lingkungan pendidikan.

Dalam kesempatan tersebut, perusahaan menyerahkan sejumlah bantuan berupa perlengkapan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K), tandu, serta Alat Pemadam Api Ringan (APAR) kepada SMPN 3 Bayung Lencir.

Dukungan sarana tersebut diharapkan dapat memperkuat kesiapan pihak sekolah dalam melakukan penanganan awal apabila sewaktu-waktu terjadi kondisi darurat yang membutuhkan tindakan cepat dan tepat.

Siswa Dibekali Pemahaman Keamanan Jalur Pipa Gas Selain materi penanggulangan kebakaran, Pertagas OCSA turut memberikan sosialisasi mengenai aspek keselamatan di sekitar jalur pipa gas milik perusahaan.

Materi ini menjadi perhatian khusus mengingat posisi SMPN 3 Bayung Lencir berada berdekatan dengan jalur pipa gas Pertagas. Para siswa diberikan pemahaman mengenai berbagai aktivitas yang tidak diperbolehkan di sekitar jalur pipa serta pentingnya segera melaporkan apabila menemukan tanda-tanda atau indikasi gangguan terhadap fasilitas tersebut.

Edukasi ini diharapkan mampu membangun kepedulian sejak dini sehingga masyarakat, khususnya generasi muda, dapat ikut menjaga keamanan infrastruktur energi sekaligus memahami potensi risiko di lingkungan sekitarnya.

Komitmen Pertagas Dukung Pendidikan Berkualitas Pelaksanaan Pertagas Goes to School menjadi bagian dari langkah berkelanjutan Pertagas OCSA dalam membangun budaya keselamatan, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, serta memperluas pemahaman masyarakat mengenai mitigasi risiko kebakaran.

Lebih dari sekadar kegiatan sosialisasi, program ini diharapkan melahirkan generasi muda yang memiliki kesadaran tinggi terhadap keselamatan dan mampu menjadi agen perubahan di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat.

Inisiatif tersebut sekaligus mencerminkan dukungan Pertagas terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ke-4 tentang Pendidikan Berkualitas (Quality Education), melalui pemberian edukasi yang bermanfaat dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Dengan pengetahuan dan fasilitas keselamatan yang memadai, lingkungan sekolah diharapkan semakin siap menghadapi potensi keadaan darurat sekaligus menjadi bagian dari upaya bersama dalam menciptakan lingkungan yang aman dan terlindungi.(Eggy)

Komentar