PEP Zona 4 Temukan Cadangan Migas Baru di Mangunjaya, Sumur MJ-169 Berpotensi Produksi 1.857 BOPD

Muba72692 Dilihat

Musi Banyuasin,KM— PT Pertamina EP (PEP) Zona 4 kembali mencatatkan capaian penting dalam pengembangan sektor hulu migas nasional. Perusahaan berhasil mengembangkan Sumur MJ-169 yang berada di Kecamatan Babat Toman, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan. Keberhasilan ini menjadi tonggak pembukaan new pool compartment di Blok Utara–Timur Laut Mangunjaya sebagai sumber cadangan migas baru yang prospektif untuk dikembangkan lebih lanjut. Sumur tersebut berada dalam wilayah operasi Pertamina EP Zona 4 Ramba Field.

New pool compartment sendiri merupakan area akumulasi hidrokarbon baru yang terisolasi secara geologi. Meski berada di lapangan yang telah berproduksi, blok ini terpisah dari area produksi eksisting akibat adanya perangkap geologi berupa fault sealing atau patahan penyekat, sehingga menyimpan potensi cadangan tersendiri di luar Blok Central Mangunjaya yang selama ini telah beroperasi.

Keberhasilan pengembangan di kompartemen Utara–Timur Laut Mangunjaya menegaskan komitmen PEP Zona 4 dalam menjaga keberlanjutan produksi migas nasional melalui pencarian cadangan baru. General Manager PEP Zona 4, Djudjuwanto, mengatakan bahwa keberhasilan pemboran Sumur MJ-169 membuka peluang pengembangan baru di wilayah tersebut.

“Keberhasilan pengembangan Sumur MJ-169 berpotensi membuka pengembangan baru di kompartemen Utara–Timur Laut Mangunjaya. Ke depan, perusahaan akan terus melakukan pengembangan secara terukur dan berkelanjutan untuk memaksimalkan volume produksi,” ujarnya.

Pengembangan sumur tersebut diusulkan berdasarkan interpretasi data Seismik 3D MANJA yang diakuisisi pada 2024. Sumur MJ-169 menargetkan reservoir batupasir PLB-G dengan pendekatan konsep stratigraphy play, yang diyakini memiliki potensi hidrokarbon signifikan.

Hasil pengujian awal atau initial flow test pada 19 Mei 2026 menunjukkan performa yang menggembirakan. Sumur yang mulai ditajak sejak 3 Mei 2026 itu mampu menghasilkan potensi produksi mencapai 1.857 barel minyak per hari (BOPD).

Produksi dari sumur baru ini diproyeksikan memberikan kontribusi langsung terhadap target produksi Pertamina EP Ramba Field tahun 2026 yang ditetapkan sebesar 4.453 BOPD.

Sebagai tindak lanjut atas keberhasilan tersebut, PEP Zona 4 berencana melanjutkan pengembangan di kompartemen Utara–Timur Laut Mangunjaya guna mengoptimalkan potensi migas yang tersedia sekaligus mendukung pencapaian target produksi nasional.

Apresiasi atas capaian tersebut juga disampaikan Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagsel, Bambang Dwi Djanuarto. Ia menilai keberhasilan ini merupakan hasil kerja strategis dan terukur dari tim PEP Zona 4 dalam menjaga keberlanjutan produksi migas di wilayah Sumatera bagian selatan.

“Blok Utara–Timur Laut Mangunjaya ini merupakan new pool compartment yang dipisahkan dengan fault sealing dari area compartment MJ existing,” ungkapnya.
Menurut Bambang, secara reservoir lapisan PLB-G pada Sumur MJ-169 masih berada dalam kondisi pressure virgin dengan nilai ekivalen SG sebesar 0.985. Kondisi tersebut dinilai sangat potensial untuk mendukung pengembangan lanjutan di area kompartemen baru tersebut.

Keberhasilan pengembangan Sumur MJ-169 juga tidak lepas dari dukungan masyarakat dan para pemangku kepentingan di sekitar wilayah operasi. Sebelum kegiatan pemboran dilakukan, Tim Relations PEP Zona 4 telah menggelar sosialisasi kepada masyarakat pada 16 April 2026 di Mangunjaya.

Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah unsur pemerintah daerah, aparat keamanan, dan tokoh masyarakat, di antaranya Camat Babat Toman Darwin, Lurah Mangun Jaya Fitriya, Kepala Desa Muara Punjung, Kepala Desa Beruge Iskandar, perwakilan Danramil Babat Toman Edi S., serta perwakilan Polsek Babat Toman Bambang.(Eggy)

Komentar