PEP Zona 4 dan DLH Prabumulih Ajak Generasi Muda Hadapi Tantangan Perubahan Iklim

Prabumulih41423 Dilihat

Prabumulih,KM— Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup (HLH) Sedunia 2026 yang diperingati setiap 5 Juni, PT Pertamina EP (PEP) Zona 4 bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Prabumulih menggelar serangkaian kegiatan edukatif dan aksi nyata pelestarian lingkungan. Mengusung tema global tentang aksi bersama menghadapi tantangan perubahan iklim, kegiatan ini menjadi wujud komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan serta meningkatkan kesadaran lingkungan di tengah masyarakat.

Rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup yang diselenggarakan PEP Zona 4 mencakup berbagai kegiatan, mulai dari edukasi lingkungan bagi pelajar, kompetisi kreatif bertema lingkungan, penanaman pohon buah produktif, hingga aksi konservasi habitat gajah di Kawasan Hutan Benakat Semanggus, Sumatera Selatan.

Melalui penanaman pohon pelindung ekosistem dan tanaman pakan gajah, perusahaan turut berkontribusi dalam menjaga keseimbangan lingkungan dan keanekaragaman hayati.

Kegiatan diawali dengan program edukasi bertajuk “Zona 4 Mengajar” yang dilaksanakan di tiga sekolah menengah atas di Kota Prabumulih, yakni SMAN 5, SMAN 3, dan SMAN 2 selama Mei 2026. Lebih dari 500 pelajar mengikuti kegiatan tersebut untuk memperluas wawasan mengenai isu perubahan iklim yang kini menjadi salah satu tantangan global terbesar, sekaligus memahami pentingnya penerapan operasi industri migas yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.

Assistant Manager Environmental PEP Zona 4, Helmi Purnama, yang menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut, mengajak para siswa untuk memahami secara komprehensif penyebab, dampak, serta langkah-langkah mitigasi yang dapat dilakukan bersama dalam menghadapi perubahan iklim.

Selain memberikan pemahaman mengenai perubahan iklim, PEP Zona 4 juga memperkenalkan berbagai upaya perusahaan dalam menjalankan operasi minyak dan gas bumi yang bertanggung jawab terhadap lingkungan. Berbagai program mitigasi dan adaptasi perubahan iklim yang diterapkan perusahaan turut disampaikan sebagai bentuk transparansi dan edukasi kepada generasi muda. Menurut Helmi, perubahan iklim merupakan tantangan nyata yang hanya dapat diatasi melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, dunia usaha, komunitas, hingga masyarakat. Karena itu, Generasi Z diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang aktif dalam menciptakan masa depan yang lebih berkelanjutan.

Dalam kesempatan tersebut, PEP Zona 4 juga memperkenalkan berbagai program pemberdayaan masyarakat dan skema beasiswa yang dijalankan perusahaan sebagai bagian dari komitmen mendukung sektor pendidikan. Sementara itu, DLH Kota Prabumulih menekankan pentingnya keterlibatan generasi muda dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan, dimulai dari langkah sederhana seperti membuang sampah pada tempatnya dan membangun budaya peduli lingkungan dalam kehidupan sehari-hari.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Prabumulih, Mulyadi Musa, mengatakan bahwa rangkaian kegiatan Hari Lingkungan Hidup ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap dampak perubahan iklim sekaligus mendorong praktik pengelolaan sampah yang lebih baik.

“Melalui kegiatan ini kami berharap lahir generasi-generasi muda yang tidak hanya memahami persoalan lingkungan, tetapi juga berani bersuara dan mengambil tindakan nyata untuk menjaga kelestarian lingkungan di Kota Prabumulih,” ujar Mulyadi.

Partisipasi aktif para pelajar terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Berbagai sesi kuis, diskusi interaktif, hingga tanya jawab mendapat respons yang sangat antusias. Para siswa tidak hanya menyampaikan pendapat, tetapi juga mengajukan berbagai pertanyaan kritis terkait isu lingkungan dan perubahan iklim.
Salah satu peserta, Ethelbert Dustin Lawrance Tahapary, siswa kelas XI SMAN 3 Prabumulih, mengaku mendapatkan banyak pengetahuan baru dari kegiatan tersebut.

“Wawasan kami jadi bertambah. Ternyata perubahan iklim bisa dicegah melalui langkah-langkah sederhana yang dapat dilakukan setiap hari. Dampaknya sangat besar bagi Indonesia. Saya juga menjadi tertarik untuk melanjutkan pendidikan di bidang teknik lingkungan dan berharap suatu saat bisa berkarier di Pertamina,” ungkapnya.

Sebagai bentuk pelibatan masyarakat yang lebih luas, PEP Zona 4 bersama DLH Prabumulih juga menyelenggarakan berbagai kompetisi kreatif bertema lingkungan. Kegiatan tersebut meliputi lomba menulis esai bagi siswa SMA/sederajat, lomba mewarnai untuk siswa kelas V dan VI SD, lomba video inovasi teknologi pengelolaan sampah tepat guna untuk masyarakat umum, serta lomba stand-up comedy bertema lingkungan hidup.

Manager Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) PEP Zona 4, Irwan Gasgoro, mengatakan bahwa penyelenggaraan lomba Hari Lingkungan Hidup merupakan salah satu bentuk kepedulian perusahaan terhadap kelestarian lingkungan di sekitar wilayah operasi.

“Melalui kolaborasi bersama DLH Prabumulih, PEP Zona 4 ingin mendorong partisipasi aktif masyarakat, khususnya generasi muda, agar semakin peduli terhadap isu lingkungan melalui pendekatan yang kreatif, inovatif, dan edukatif,” ujar Irwan.

Pendaftaran lomba dibuka mulai 26 Mei hingga 10 Juni 2026, sementara para pemenang akan diumumkan pada puncak peringatan Hari Lingkungan Hidup yang dijadwalkan berlangsung pada 23 Juni 2026. Adapun pendaftaran lomba mewarnai dibuka pada periode yang sama dengan pelaksanaan kegiatan pada 23 Juni 2026.(Egy)

Komentar