Pemkab Muba dan BP3MI Fasilitasi Pemulangan Anak PMI Terlantar dari Malaysia

Muba, Palembang72482 Dilihat

PALEMBANG,KM — Suasana haru menyelimuti Terminal Kedatangan Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, Kamis malam (21/5/2026), saat seorang anak Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Musi Banyuasin akhirnya kembali ke pangkuan keluarga setelah sempat terlantar di Malaysia.

Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Muba bersama Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sumatera Selatan bergerak cepat memfasilitasi proses kepulangan sekaligus prosesi serah terima anak tersebut kepada keluarga kandungnya.

Anak perempuan bernama Nur Iramaya binti Abdullah (4 tahun), warga Desa Kali Berau, Kecamatan Bayung Lencir, dipulangkan dari Johor Bahru melalui jalur repatriasi laut menuju Batam, sebelum melanjutkan perjalanan udara ke Palembang menggunakan maskapai Citilink QG988.

Setibanya di Bandara SMB II Palembang, suasana penuh haru tak terbendung ketika Nur Iramaya diserahkan langsung kepada ibu kandungnya yang telah lama menanti kepulangannya dengan penuh kerinduan.

Prosesi serah terima tersebut dilakukan oleh Perwakilan KJRI Johor Bahru, Rizal, kepada Kepala Disnakertrans Muba, Herryandi Sinulingga, AP., dan Kepala BP3MI Sumatera Selatan, Waydinsyah. Momen tersebut turut disaksikan Camat Bayung Lencir, Zukar, Kepala Desa Kali Berau, serta jajaran terkait lainnya.

Kepala Disnakertrans Muba, Herryandi Sinulingga, menegaskan bahwa kehadiran pemerintah daerah di bandara merupakan bentuk komitmen dan instruksi langsung dari Bupati Musi Banyuasin HM Toha Tohet guna memastikan seluruh proses pemulangan warga berjalan aman hingga tiba di kampung halaman.

“Puji syukur malam ini tugas kemanusiaan kita berjalan lancar dan aman. Anak kita, Nur Iramaya binti Abdullah, telah diterima langsung oleh ibu kandungnya dalam keadaan sehat. Kami dari Disnakertrans Muba bersama Camat Bayung Lencir dan Kepala Desa Kali Berau hadir untuk memastikan proses pemulangan ini tuntas hingga penanganan di tingkat lokal,” ujar Herryandi Sinulingga.

Ia menambahkan, pihaknya juga akan terus memantau pemenuhan hak tumbuh kembang serta pengasuhan anak tersebut setelah kembali ke lingkungan keluarganya di Desa Kali Berau.

Sementara itu, Kepala BP3MI Sumatera Selatan, Waydinsyah, menjelaskan bahwa proses pemulangan ini merupakan hasil koordinasi lintas negara yang melibatkan berbagai pihak, mulai dari KJRI Johor Bahru, BP3MI Kepulauan Riau, hingga pihak Imigrasi.

“Anak pekerja migran ini dipulangkan melalui Program Repatriasi Migran resmi. Tugas kami memastikan seluruh proses administrasi, dokumen operasional, dan fasilitasi pemulangan antarprovinsi berjalan sesuai standar perlindungan warga negara,” jelas Waydinsyah.

Ia juga mengapresiasi respons cepat dan sinergi yang ditunjukkan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin, khususnya Disnakertrans Muba beserta tim yang terlibat dalam proses penanganan.

Secara terpisah, Bupati Musi Banyuasin HM Toha Tohet menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan pemulangan anak asal Muba tersebut. Ia mengapresiasi seluruh pihak yang telah berperan aktif dalam misi kemanusiaan tersebut.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin, kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah membantu proses pemulangan warga kami hingga dapat kembali berkumpul bersama keluarga,” ungkap Bupati HM Toha Tohet.

Menurutnya, keberhasilan ini menjadi bukti nyata sinergi kemanusiaan antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, hingga perwakilan Indonesia di luar negeri dalam melindungi warga negara Indonesia.

“Apresiasi kami sampaikan kepada KJRI Johor Bahru, BP3MI, pihak Imigrasi, dan Kementerian Luar Negeri atas kerja kemanusiaan yang luar biasa. Kolaborasi ini membuktikan negara hadir untuk melindungi setiap warganya di mana pun berada,” tegasnya.

Usai prosesi serah terima dan pemeriksaan kesehatan di bandara, tim gabungan dari Disnakertrans Muba, pihak kecamatan, dan pemerintah desa langsung mengawal kepulangan Nur Iramaya bersama ibunya menuju Desa Kali Berau, Kecamatan Bayung Lencir, menggunakan kendaraan operasional kecamatan guna memastikan keduanya tiba dengan aman dan selamat.
Semangat pelayanan kemanusiaan tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin dalam mewujudkan visi “Muba Maju Lebih Cepat”.(Eggy)

Komentar