Pastikan Siaga Karhutla, Polsek Sanga Desa Cek Kesiapan Tim dan Peralatan PT GAS

Muba62542 Dilihat

MUSI BANYUASIN, KM — Mengantisipasi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tengah kondisi musim kemarau, Polsek Sanga Desa bersama jajaran PT Graha Alam Sejahtera (GAS) melakukan pengecekan kesiapan personel, peralatan, sekaligus simulasi penanganan karhutla, Jumat (28/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIB tersebut digelar di area PT Graha Alam Sejahtera (GAS), Kecamatan Sanga Desa, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba). Pengecekan dilakukan untuk memastikan seluruh unsur perusahaan benar-benar siap menghadapi potensi kebakaran, baik di areal perusahaan maupun lahan masyarakat di sekitarnya.

Kegiatan tersebut dihadiri Kapolsek Sanga Desa Iptu Harun Suardi, S.E., M.Pd., C.MSP., Direktur PT GAS Jefri, Kanit Intelkam Ipda S. Librata, S.H., M.Si., C.MSP., Kanit Samapta Ipda Eddyson, Ps Kasium Aiptu Hendra, Ps Kanit Binmas Aipda Tulus Ade S., Manager PT GAS David, Askep Rudi, Ketua Tim Karhutla Sastro, para asisten perusahaan, serta seluruh anggota Tim Karhutla PT GAS.

Kapolsek Sanga Desa Iptu Harun Suardi mengatakan, pengecekan tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian memastikan kesiapsiagaan perusahaan dalam menghadapi potensi karhutla.

“Kegiatan ini tidak hanya sebatas silaturahmi dan monitoring situasi kamtibmas, tetapi juga untuk memastikan kesiapan personel, sarana dan prasarana penanggulangan karhutla. Kita ingin mengetahui secara langsung apa saja yang sudah disiapkan dan kendala apa yang mungkin dihadapi di lapangan,” ujar Iptu Harun.

Menurutnya, kesiapan sejak dini menjadi hal penting mengingat karhutla dapat berkembang dengan cepat apabila tidak segera ditangani.

“Kami mengingatkan seluruh pihak agar tidak lengah. Apabila ditemukan titik api, penanganan harus dilakukan sedini mungkin dan secara bersama-sama. Sinergi antara kepolisian, perusahaan dan masyarakat sangat diperlukan untuk mencegah api meluas,” tegasnya.

Sementara itu, Manager PT Graha Alam Sejahtera (GAS) David menjelaskan bahwa pihak perusahaan telah membentuk tim khusus karhutla yang berjumlah 24 personel.

Dari jumlah tersebut, sebanyak lima orang ditugaskan dalam piket siaga karhutla setiap harinya dengan sistem kesiapsiagaan selama 1×24 jam.

“Kami memiliki 24 anggota tim khusus karhutla. Setiap hari ada lima personel yang melaksanakan piket siaga selama 1×24 jam. Kami juga telah mempersiapkan peralatan penyiraman serta perlengkapan pendukung bagi anggota tim,” jelas David.

David menambahkan, seluruh personel Tim Karhutla PT GAS juga telah mendapatkan pelatihan penanggulangan karhutla. Selain personel, perusahaan memastikan berbagai peralatan pemadam kebakaran yang dimiliki dalam kondisi lengkap dan siap digunakan sewaktu-waktu.

“Tim kami sudah mengikuti pelatihan penanggulangan karhutla. Peralatan yang dimiliki perusahaan juga sudah kami persiapkan dan dilakukan pengecekan agar ketika dibutuhkan bisa langsung digunakan,” katanya.

Usai memberikan arahan, Kapolsek Sanga Desa bersama personel Polsek dan Tim Karhutla PT GAS kemudian melaksanakan simulasi penanganan karhutla. Simulasi tersebut dilakukan sebagai bentuk kesiapan menghadapi kondisi darurat sekaligus menguji koordinasi dan respons personel di lapangan.

Kapolsek juga melakukan pengecekan langsung ke gudang penyimpanan peralatan dan perlengkapan pemadam kebakaran milik perusahaan. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan seluruh sarana dalam kondisi baik, mudah diakses dan siap digunakan apabila sewaktu-waktu terjadi kebakaran.

Kegiatan pengecekan dan simulasi tersebut selesai sekitar pukul 11.00 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib dan terkendali.

Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat kesiapsiagaan perusahaan sekaligus mempercepat respons apabila terjadi karhutla, sehingga potensi kebakaran dapat segera dikendalikan dan tidak meluas ke wilayah sekitar. (Eggy)

Komentar