Mayat Pria Ditemukan di Parit Perkebunan Sawit PT Hindoli Keluang, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

Muba62564 Dilihat

MUSI BANYUASIN,KM– Warga Kecamatan Keluang, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), digemparkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki di aliran parit kawasan perkebunan kelapa sawit PT Hindoli, tepatnya di Blok G.29/30, Desa Tanjung Dalam, Minggu (2/8/2026) sekitar pukul 06.00 WIB. Penemuan tersebut langsung mengundang perhatian masyarakat dan aparat kepolisian.

Informasi mengenai penemuan jasad itu diterima Polsek Keluang dari masyarakat sekitar pukul 08.45 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polsek Keluang bersama Tim Identifikasi (Inafis) Satreskrim Polres Musi Banyuasin segera mendatangi lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), melakukan olah TKP, serta mengidentifikasi korban.

Kapolsek Keluang AKP Apriansyah, S.H., melalui Kasi Humas Polres Musi Banyuasin AKP S. Hutahaean, S.M., membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. Menurutnya, begitu menerima laporan masyarakat, petugas langsung bergerak cepat melakukan penanganan sesuai prosedur.

“Setelah menerima informasi dari masyarakat, personel Polsek Keluang bersama Tim Inafis Satreskrim Polres Muba langsung menuju lokasi untuk mengamankan TKP, melakukan identifikasi terhadap korban, serta memasang garis polisi,” ujar AKP S. Hutahaean.

Berdasarkan hasil identifikasi awal, korban diketahui bernama Candra (32), seorang buruh harian lepas yang berdomisili di Jalan SH Wardoyo Gang Kencana, RT 007 RW 002, Kelurahan Tujuh Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I, Kota Palembang. Pihak kepolisian juga telah menghubungi keluarga korban guna proses identifikasi lanjutan dan penanganan jenazah.

Hasil pemeriksaan awal melalui visum luar menunjukkan adanya luka lebam yang diduga akibat benturan benda tumpul pada bagian dada korban. Namun demikian, penyebab pasti kematian belum dapat dipastikan dan masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut.

“Dari hasil visum luar ditemukan adanya bekas lebam yang diduga akibat benda tumpul pada bagian dada korban. Saat ini penyebab pasti kematian masih dalam proses penyelidikan,” jelas AKP S. Hutahaean.

Dari hasil penyelidikan sementara, warga sekitar maupun para pekerja di kawasan perkebunan mengaku tidak mengenali korban. Polisi masih mendalami berbagai kemungkinan, termasuk dugaan bahwa jasad korban dibuang di lokasi tersebut.

Dugaan itu masih memerlukan pembuktian melalui penyelidikan dan pengumpulan alat bukti oleh Unit Reskrim Polsek Keluang yang mendapat dukungan dari Unit Pidana Umum (Pidum) Satreskrim Polres Musi Banyuasin.

Dalam proses penanganan perkara ini, aparat kepolisian telah melakukan serangkaian langkah, mulai dari mengamankan lokasi penemuan, memasang garis polisi, melakukan olah TKP, identifikasi korban bersama Tim Inafis, menghubungi keluarga korban, hingga memintai keterangan dari sejumlah saksi di sekitar lokasi.

Hingga berita ini diterbitkan, Satreskrim Polres Musi Banyuasin bersama Polsek Keluang masih terus melakukan penyelidikan secara intensif guna mengungkap penyebab kematian korban, sekaligus menelusuri kemungkinan adanya unsur tindak pidana serta mengidentifikasi pihak-pihak yang diduga terkait dengan peristiwa tersebut.

Polisi juga mengimbau masyarakat yang memiliki informasi mengenai aktivitas atau keberadaan korban sebelum ditemukan meninggal dunia agar segera melapor kepada pihak kepolisian. Informasi dari masyarakat diharapkan dapat membantu mempercepat proses pengungkapan kasus tersebut.(Eggy)

Komentar