Kebakaran Diduga Menghanguskan Puluhan Hektare Lahan Gambut di Muara Medak Merambat ke Kebun Warga , Tim Gabungan Berjibaku di Lokasi

Muba62273 Dilihat

MUSI BANYUASIN,KM– Kebakaran yang diduga terjadi di kawasan lahan gambut di Dusun V, Desa Muara Medak, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin, hingga Selasa (28/7/2026) dilaporkan belum sepenuhnya berhasil dipadamkan. Tim gabungan dari berbagai instansi terus melakukan upaya intensif untuk mengendalikan kobaran api agar tidak meluas.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, titik api pertama kali diduga terlihat pada Sabtu (25/7/2026) sekitar pukul 12.00 WIB di areal yang disebut berada di wilayah eks RKT 2 Dam 2 Samarasa 2, yang diduga merupakan kawasan milik PT Tesico Cahaya Pertiwi.

Seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan menghubungi awak media melalui pesan singkat dan mengirimkan rekaman visual kondisi di lokasi. Menurut keterangannya, kobaran api diduga telah merambat hingga ke lahan perkebunan milik masyarakat, dengan luas area terdampak diperkirakan mendekati 20 hektare.

Warga menyebutkan, karakteristik lahan gambut yang mudah menyimpan bara api menjadi tantangan tersendiri dalam proses pemadaman, sehingga diperlukan penanganan secara berkelanjutan.

Dalam upaya menekan penyebaran api, sebanyak enam unit alat berat dikerahkan untuk membuat parit serta sekat bakar sebagai penghalang agar kobaran api tidak meluas ke kawasan lain. Selain itu, tiga unit helikopter milik PT RHM turut diterjunkan untuk melakukan water bombing atau pengeboman air dari udara.

Pihak Kehutanan Lalan-Mendis membenarkan bahwa proses penanganan kebakaran masih terus berlangsung. Upaya pemadaman dilakukan secara terpadu dengan melibatkan unsur perusahaan Sinar Mas, Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH), TNI, Polri, Manggala Agni, serta masyarakat sekitar.

Sementara itu, Kapolsek Bayung Lencir AKP Kosim, S.H saat dikonfirmasi juga membenarkan adanya kegiatan penanganan kebakaran tersebut. Ia menyampaikan bahwa sembilan personel Polsek Bayung Lencir saat ini berada di lokasi untuk membantu proses pemadaman sekaligus melakukan pengamanan di sekitar area terdampak.

Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat keterangan resmi mengenai penyebab pasti kebakaran maupun estimasi kerugian yang ditimbulkan. Proses pemadaman dan pendinginan masih terus dilakukan oleh tim gabungan guna memastikan api benar-benar dapat dikendalikan.(Eggy)

Komentar