Hadapi Dampak Karhutla, SKK Migas dan Medco E&P Salurkan Ribuan Kotak Masker ke 14 Desa di Muba

Muba62546 Dilihat

Musi Banyuasin,KM – Kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan terus diperkuat melalui kolaborasi berbagai pihak. SKK Migas bersama Medco E&P Grissik Ltd (Medco E&P) menyalurkan bantuan berupa 2.800 kotak masker dan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berupa susu bagi masyarakat di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba).

Bantuan tersebut merupakan bagian dari program Medco E&P Peduli, yang dilaksanakan untuk membantu masyarakat menghadapi dampak karhutla, khususnya risiko kesehatan akibat menurunnya kualitas udara karena kabut asap.

Penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap pada 6–8 Oktober 2026 dengan melibatkan Plantari Institute serta para pemangku kepentingan setempat. Program ini menjangkau 14 desa di wilayah Kabupaten Musi Banyuasin.

Ke-14 desa penerima bantuan masker tersebut meliputi Babat Ramba Jaya, Supat, Letang, Sukamaju, Pangkalan Tungkal, Tri Tunggal, Mangsang, Simpang Tungkal, Berlian Jaya, Sumpal, Dayung, Lubuk Bintialo, Macang Sakti, dan Talang Buluh. Sementara itu, bantuan susu disalurkan melalui pos pelayanan terpadu (posyandu) untuk mendukung pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat sasaran.

Proses distribusi dilaksanakan melalui sejumlah titik penyaluran, mulai dari kantor desa, posyandu, rumah local champion, hingga fasilitas kesehatan masyarakat. Pelibatan unsur lokal tersebut diharapkan dapat membantu memastikan bantuan tersampaikan kepada warga yang membutuhkan.

Kabut asap akibat karhutla menjadi perhatian karena dapat berdampak terhadap kesehatan masyarakat. Anak-anak dan lanjut usia termasuk kelompok yang perlu mendapatkan perhatian lebih dalam menghadapi kondisi kualitas udara yang memburuk.

Senior Manager Communication Medco E&P, Leony Lervyn, menyampaikan bahwa kepedulian terhadap masyarakat merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung penanganan dampak karhutla di sekitar wilayah operasinya.

“Melalui program Medco Peduli, kami berupaya mendukung langkah pemerintah dalam membantu masyarakat menghadapi dampak karhutla. Kami berharap bantuan ini dapat bermanfaat bagi warga yang membutuhkan. Kolaborasi dengan para pemangku kepentingan setempat juga menjadi bagian penting untuk mendukung penyaluran bantuan kepada masyarakat,” ujar Leony.

Menurutnya, sinergi antara perusahaan, pemerintah, dan mitra lokal menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program sosial agar bantuan dapat menjangkau masyarakat secara tepat.

Apresiasi juga disampaikan Ketua Karang Taruna Desa Lubuk Bintialo, Pahrun. Ia menilai bantuan masker tersebut bermanfaat bagi masyarakat, terutama ketika wilayah desa menghadapi kondisi kebakaran hutan dan lahan.

“Terima kasih kepada Medco E&P atas bantuan ini. Di tengah kondisi kebakaran hutan dan lahan di desa, bantuan masker ini sangat bermanfaat bagi masyarakat,” ungkap Pahrun.

Melalui program Medco E&P Peduli, Medco E&P Grissik Ltd bersama SKK Migas dan mitra lokal terus berupaya memberikan dukungan sosial bagi masyarakat di sekitar wilayah operasi. Bantuan ini diharapkan dapat membantu warga menghadapi dampak karhutla sekaligus memperkuat kepedulian bersama terhadap kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.(Eggy)

Komentar