Bank Sumsel Babel Sekayu Dukung Sultan Muda Sumsel Cetak Generasi Wirausaha Muda dan Melek Keuangan

Muba63662 Dilihat

Sekayu,KM— Komitmen membangun generasi muda yang kreatif, inovatif, dan mandiri secara ekonomi terus diperkuat di Kabupaten Musi Banyuasin. Hal itu tercermin dalam kegiatan Sultan Muda Sumsel Goes to Kabupaten/Kota yang digelar di Auditorium Pemerintah Kabupaten Muba, Selasa (12/05/2026), dan dihadiri langsung Wakil Bupati Muba H Abdul Rohman Husen.

Mengusung tema “Kolaborasi Bersama Peningkatan Literasi, Inklusi Keuangan dan Pengembangan Ekonomi Daerah untuk Mewujudkan Sumsel Maju Terus untuk Semua,” kegiatan tersebut menjadi ruang sinergi antara pemerintah daerah, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sektor perbankan, pelaku UMKM, serta generasi muda dalam memperkuat ekosistem ekonomi daerah berbasis kewirausahaan.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Muba H Abdul Rohman Husen menegaskan bahwa Program Sultan Muda Sumsel merupakan langkah strategis dalam menyiapkan generasi penerus yang tangguh, adaptif, dan mampu bersaing di tengah dinamika perkembangan zaman.

“Program Sultan Muda Sumsel bukan sekadar nama, melainkan sebuah visi besar untuk melahirkan generasi muda yang memiliki mentalitas kepemimpinan. Pemuda yang berintegritas, visioner, inovatif, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah,” ujar Rohman Husen.

Ia menambahkan, program tersebut menjadi wadah penting dalam mengasah potensi generasi muda melalui peningkatan keterampilan, penguatan jiwa kepemimpinan, hingga penumbuhan semangat kewirausahaan yang berdaya saing.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin, kami memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini. Harapannya, dari program Sultan Muda Sumsel akan lahir pengusaha-pengusaha muda yang inovatif, memiliki jiwa kepemimpinan, serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Sumatera Selatan,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala OJK Sumatera Selatan yang diwakili Asisten Direktur Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Perlindungan Konsumen, Abdul Muon Akmal Padang, menyampaikan bahwa peningkatan literasi dan inklusi keuangan menjadi fondasi penting dalam mendukung pembangunan nasional maupun daerah.

Menurutnya, program Sultan Muda Sumsel sejalan dengan visi pembangunan nasional dalam Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia yang menitikberatkan pada penciptaan lapangan kerja berkualitas, penguatan kewirausahaan, pengembangan industri kreatif, serta pembangunan ekonomi berkelanjutan.

“Program 100.000 Sultan Muda diarahkan untuk menciptakan generasi muda yang produktif, kreatif, mandiri, dan memiliki semangat kewirausahaan,” ungkapnya.

Ia juga menjelaskan bahwa pada 16 Mei 2025 lalu telah diluncurkan Sultan Muda Sumsel Center (SMSC) oleh Gubernur Sumatera Selatan bersama OJK sebagai pusat pelatihan, inkubasi bisnis, dan pengembangan kewirausahaan muda di Sumatera Selatan.

Melalui program Goes to Kabupaten/Kota, OJK bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terus memperluas jangkauan pembinaan kepada generasi muda dan pelaku UMKM hingga ke berbagai daerah, termasuk Kabupaten Musi Banyuasin.

Pimpinan Bank Sumsel Babel Cabang Sekayu, Irwan Antony, turut menyampaikan dukungannya terhadap program Sultan Muda Sumsel sebagai langkah konkret dalam membangun generasi muda yang melek keuangan dan siap menjadi pelaku usaha masa depan.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, OJK, dan dunia perbankan menjadi kunci penting dalam menciptakan ekosistem kewirausahaan yang sehat dan berkelanjutan di daerah.

“Bank Sumsel Babel siap mendukung pengembangan UMKM dan generasi muda melalui edukasi keuangan, akses pembiayaan, serta pendampingan usaha agar mampu tumbuh menjadi pelaku ekonomi yang mandiri dan berdaya saing,” ujar Irwan Antony.

Ia berharap, kegiatan seperti Sultan Muda Sumsel dapat menjadi pemicu lahirnya wirausahawan muda baru di Musi Banyuasin yang mampu memanfaatkan peluang usaha di era digital dan perkembangan ekonomi kreatif.

Dalam kesempatan tersebut, masyarakat juga diingatkan untuk semakin bijak dalam memanfaatkan layanan keuangan serta meningkatkan kewaspadaan terhadap praktik investasi ilegal maupun pinjaman online tidak resmi yang berpotensi merugikan masyarakat.

“Masyarakat diimbau hanya menggunakan layanan keuangan yang resmi, terdaftar, dan diawasi OJK agar keamanan serta perlindungan hak konsumen tetap terjamin,” tegasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Staf Ahli TP PKK Kabupaten Muba Liliyani Abdul Rohman, Staf Ahli Bupati Ahmad Toyibir, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Muba Zulkarnain, SE, pimpinan Bank Sumsel Babel Cabang Sekayu Irwan Antony, jajaran OPD, serta peserta dari kalangan generasi muda dan pelaku UMKM di Kabupaten Musi Banyuasin.(Eggy)

Komentar