Akselerasi Pembangunan 2027 Dimulai, Tata Kelola dan SDM Jadi Prioritas

Muba42369 Dilihat

Sekayu,KM – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin menegaskan tahun 2027 sebagai momentum percepatan pembangunan melalui penyusunan Rancangan Awal RKPD 2027. Fokus utama diarahkan pada sinkronisasi program perangkat daerah dengan hasil Musrenbang, pokok-pokok pikiran DPRD, serta visi misi Bupati Muba.

Hal tersebut disampaikan Staf Ahli Bupati Bidang Politik, Hukum dan Pemerintahan, Dr. Iskandar Syahrianto, MH saat mewakili Bupati dalam Forum Konsultasi Publik RKPD 2027 di Auditorium Pemkab Muba, Kamis (12/2/2026), turut dihadiri oleh Ketua DPRD Muba Afitni Junaidi Gumay, Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan Akhmad Toyibir dan jajaran OPD di lingkungan Pemkab Muba.

Dalam arahannya, Iskandar menekankan bahwa seluruh perangkat daerah wajib menyelaraskan pelaksanaan hasil Musrenbang, pokok-pokok pikiran DPRD, serta rencana teknokratik perangkat daerah agar sejalan dengan visi dan misi Bupati Muba.

“Seluruh program harus terintegrasi dan mendukung prioritas daerah. Tidak boleh berjalan sendiri-sendiri. Sinkronisasi menjadi kunci agar target RPJMD dan Renstra dapat tercapai secara optimal,” tegasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya percepatan penataan organisasi melalui implementasi struktur organisasi yang baru. Langkah ini dinilai strategis agar setiap SKPD lebih fokus dalam mengejar target Indikator Kinerja Utama (IKU) sesuai RPJMD.

Berdasarkan arah kebijakan pembangunan tahun 2027, lanjutnya, Pemkab Muba menetapkan tema besar akselerasi pembangunan untuk mewujudkan “Muba Maju Lebih Cepat dan Sejahtera.” Untuk mendukung hal tersebut, sejumlah prioritas daerah telah ditetapkan, antara lain:

-Mendorong pertumbuhan ekonomi yang berdaya saing dan berkelanjutan

-Menurunkan angka kemiskinan melalui peningkatan pendapatan, perluasan kesempatan kerja, dan penguatan ketahanan pangan.

-Percepatan pembangunan infrastruktur dasar, infrastruktur digital, dan konektivitas antarwilayah.

-Peningkatan kualitas SDM yang unggul, produktif, dan inovatif.

-Penguatan pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan yang bersih serta profesional.

Menurutnya, prioritas tersebut disusun untuk menjawab isu strategis pembangunan Muba, yang masih berkutat pada peningkatan kualitas SDM, penguatan ekonomi lokal, pemerataan infrastruktur, pembangunan berkelanjutan, serta reformasi tata kelola pemerintahan.

“Agar tujuan pembangunan tercapai, diperlukan efektivitas dan efisiensi dalam pelaksanaan program. Setiap OPD harus mampu menerjemahkan sasaran pembangunan secara terukur, sinergis, dan berdampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BPKAD Muba H. Mursalin menyampaikan terdapat 22 program unggulan Bupati dan Wakil Bupati periode 2025–2029 yang menjadi fondasi RKPD 2027, termasuk program pengentasan kemiskinan, pemberantasan korupsi, pengembangan industri halal, digitalisasi usaha, dan pemberdayaan disabilitas.

RKPD 2027 sebagai tahun ketiga RPJMD 2025–2029 menjadi fase percepatan implementasi program agar dampaknya semakin nyata bagi kesejahteraan masyarakat Muba.(Eggy)

Komentar