Tim Itjen TNI Sidak KDMP di Muba, Tegaskan Program Ekonomi Desa Tak Boleh Asal Jalan

Muba62610 Dilihat

MUBA, KM — Kunjungan Tim Inspektorat Jenderal (Itjen) TNI yang dipimpin Kolonel Inf Slamet Riyanto ke wilayah Kodim 0401/Muba, Senin (6/4/2026), bukan sekadar agenda seremonial. Kehadiran mereka menjadi langkah konkret memastikan program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) benar-benar berjalan serius dan tepat sasaran.

Sejak tiba di Makodim 0401/Muba sekitar pukul 08.30 WIB, Kolonel Inf Slamet Riyanto bersama rombongan langsung menerima paparan dari Dandim 0401/Muba Letkol Inf Dimas Kurniawan terkait progres pembangunan dan pengelolaan KDMP. Usai pemaparan, rombongan bergerak cepat meninjau langsung sejumlah lokasi koperasi di lapangan.

Fokus peninjauan berada di wilayah Desa Lumpatan II, Kecamatan Sekayu. Di lokasi tersebut, tim melihat secara langsung perkembangan pembangunan serta kesiapan operasional koperasi yang diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat desa.

Tak hanya melakukan pengecekan fisik, kunjungan ini juga menjadi peringatan tegas agar pengelolaan koperasi tidak dilakukan secara asal-asalan. Transparansi dan akuntabilitas menjadi perhatian utama, mengingat KDMP menyangkut kepentingan masyarakat luas.

Turut hadir dalam rombongan antara lain Kasipers Korem 044/Gapo Kol Kav Adri Nur Cahyo, Letkol Laut (P) Benny, serta Irdyalog Itdam II/Swj Letkol Inf Toyib Basori.

Setelah istirahat makan siang di kawasan Kopi Randik, rombongan kembali melanjutkan peninjauan, termasuk melihat kesiapan material dan sarana pendukung pembangunan KDMP.

Kunjungan yang berakhir sekitar pukul 15.20 WIB ini berlangsung aman dan lancar. Namun lebih dari itu, kehadiran Tim Itjen TNI menjadi sinyal kuat bahwa program koperasi desa bukan sekadar formalitas proyek.

KDMP diharapkan mampu menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat desa, bukan sekadar papan nama tanpa dampak nyata. Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat pun ditekankan sebagai kunci utama keberhasilan program ini.

Jika tidak dikelola dengan serius, koperasi berpotensi stagnan bahkan mati sebelum berkembang. Sebaliknya, bila dijalankan dengan baik, KDMP diyakini mampu menjadi kekuatan ekonomi baru bagi masyarakat Kabupaten Musi Banyuasin. (Eggy)

Komentar