Sumur Minyak Ilegal di Keban 1 Terbakar Hebat, Polisi Selidiki Pemilik dan Penyebab Kebakaran

Muba62535 Dilihat

MUSI BANYUASIN,KM – Aktivitas pengeboran minyak tradisional kembali menjadi sorotan setelah sebuah sumur minyak di Desa Keban I, Kecamatan Sanga Desa, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), terbakar hebat pada Jumat (12/6/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

Kebakaran yang melanda sumur minyak tersebut sontak menggegerkan warga sekitar. Kobaran api membumbung tinggi dan terlihat dari jarak cukup jauh, memicu kepanikan masyarakat yang khawatir api merambat ke area lain di sekitar lokasi.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, sumur minyak bor tersebut diduga milik seorang warga berinisial AR yang berasal dari Desa Sereka, Kecamatan Babat Toman. Hingga kini, aparat kepolisian masih mendalami status kepemilikan sumur serta aktivitas yang berlangsung di lokasi sebelum insiden terjadi.

Sejumlah warga dan pekerja sempat berupaya melakukan pemadaman secara manual. Namun, besarnya kobaran api membuat proses penanganan berlangsung cukup sulit. Dugaan sementara, kebakaran dipicu percikan api dari mesin genset yang digunakan di area sumur, lalu menyambar bahan-bahan yang mudah terbakar di sekitarnya hingga menyebabkan api cepat membesar.

Peristiwa tersebut juga memunculkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat. Kabar mengenai adanya korban jiwa sempat beredar luas, bahkan disebut-sebut terjadi ledakan sebelum kebakaran membesar. Namun informasi tersebut dipastikan tidak benar oleh pihak kepolisian.

Kapolsek Sanga Desa, IPTU Harun, menegaskan bahwa tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Menurutnya, petugas telah turun langsung ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan pengumpulan keterangan.

“Anggota kami sudah mendatangi lokasi kejadian dan saat ini peristiwa tersebut masih dalam proses penyelidikan. Kami pastikan tidak ada korban jiwa dalam kebakaran itu,” tegas IPTU Harun saat dikonfirmasi.

Kebakaran ini kembali menyoroti persoalan aktivitas pengeboran minyak tradisional yang masih marak ditemukan di sejumlah wilayah Musi Banyuasin. Selain berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi, aktivitas tersebut juga menyimpan risiko tinggi terhadap keselamatan pekerja maupun masyarakat sekitar apabila tidak memenuhi standar keselamatan kerja.

Hingga berita ini diturunkan, aparat kepolisian masih melakukan pengamanan di lokasi serta mengumpulkan berbagai bukti guna mengungkap penyebab pasti kebakaran, termasuk menghitung nilai kerugian yang ditimbulkan akibat insiden tersebut. Polisi juga akan menelusuri pihak-pihak yang bertanggung jawab atas operasional sumur minyak yang terbakar tersebut.(Eggy)

Komentar