Rumah Warga di Bantaran Sungai Roboh, Polsek Lais Imbau Warga Waspada Ancaman Longsor

Muba52264 Dilihat

Musi Banyuasin,KM – Sebuah rumah permanen milik warga di bantaran Sungai Batanghari, Dusun II, Desa Epil, Kecamatan Lais, Kabupaten Musi Banyuasin, roboh pada Minggu (19/7/2026) sekitar pukul 03.00 WIB.

Peristiwa yang diduga dipicu oleh pergeseran turap atau tembok beton penahan tanah di tepi sungai tersebut mengakibatkan dua rumah warga mengalami kerusakan dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp170 juta.

Kapolsek Lais AKP Syawaludin, S.H., melalui Kasi Humas Polres Muba AKP S. Hutahaean, S.M., menyampaikan bahwa dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa. Meski demikian, kerusakan yang ditimbulkan cukup signifikan sehingga membutuhkan perhatian serius mengingat lokasi berada di kawasan rawan longsor.

Korban terdampak yakni Rohima (70), seorang ibu rumah tangga, yang rumah permanen berukuran 6 x 6 meter miliknya mengalami rusak berat setelah tanah di bawah pondasi bergeser. Kerugian akibat musibah tersebut diperkirakan mencapai Rp150 juta.

Sementara itu, rumah milik Fauzan (40), seorang petani yang berada tidak jauh dari lokasi, mengalami kerusakan ringan berupa pergeseran pondasi serta kerusakan pada tiang rumah dengan estimasi kerugian sekitar Rp20 juta.

Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, kejadian bermula saat turap penahan tanah di bantaran Sungai Batanghari mengalami pergeseran. Akibatnya, struktur tanah di sekitar pondasi rumah ikut bergeser hingga menyebabkan satu rumah roboh dan satu rumah lainnya mengalami kerusakan.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kapolsek Lais bersama personel Polsek Lais segera turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan, pengamanan, serta berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Epil dalam penanganan dampak bencana.

Dalam kesempatan itu, Kapolsek didampingi Kepala Desa Epil Armedi, Kepala Dusun II Cencen, dan Ketua BPD Desa Epil Supriyadi meninjau langsung kondisi rumah korban sekaligus menyerahkan bantuan kepada Rohima sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang terdampak musibah.

AKP Syawaludin melalui Kasi Humas Polres Muba mengungkapkan bahwa kawasan bantaran Sungai Batanghari di Desa Epil masih memiliki tingkat kerawanan longsor yang cukup tinggi sehingga masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan.

“Wilayah rawan longsor berada di Dusun II dan Dusun III Desa Epil dengan panjang sekitar 350 meter di sepanjang bantaran Sungai Musi . Di kawasan tersebut terdapat sekitar 100 kepala keluarga yang bermukim di sekitar tebing sungai, sehingga masyarakat diimbau selalu waspada, terutama saat cuaca ekstrem maupun ketika debit air sungai meningkat,” ujarnya.

Pihak kepolisian bersama pemerintah desa juga akan terus melakukan pemantauan terhadap kondisi bantaran sungai serta mengimbau warga yang bermukim di kawasan rawan agar segera melaporkan apabila ditemukan tanda-tanda pergeseran tanah guna mengantisipasi terjadinya bencana susulan.(Eggy)

Komentar