Operasi Sikat Musi I 2026 Digelar Serentak, Polres Muba Kerahkan Personel Berantas 3C dan Premanisme

Muba52997 Dilihat

MUSI BANYUASIN, KM – Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Polda Sumsel) bersama seluruh jajaran Polres akan menggelar Operasi Sikat Musi I Tahun 2026 secara serentak. Operasi kepolisian tersebut menyasar berbagai bentuk kejahatan konvensional, khususnya pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), serta aksi premanisme.

Kesiapan pelaksanaan operasi ditandai dengan apel yang digelar secara virtual melalui Zoom dan dipimpin langsung Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr. H. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. Kegiatan tersebut diikuti para pejabat utama Polda Sumsel serta para Kapolres jajaran.

Di wilayah Kabupaten Musi Banyuasin, Polres Muba turut ambil bagian dengan menyiapkan puluhan personel yang akan diperkuat jajaran Polsek. Seluruh personel akan diterjunkan untuk melakukan langkah pencegahan, penindakan, hingga pengungkapan kasus yang menjadi sasaran operasi.

Kapolres Muba AKBP Adik Listiyono, S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas Polres Muba AKP S. Hutahaean, mengatakan Operasi Sikat Musi I 2026 akan berlangsung selama 16 hari.

“Operasi ini akan dilaksanakan selama 16 hari ke depan, terhitung mulai besok. Target operasi maupun non-target operasi tetap dapat masuk dalam daftar penanganan sesuai hasil temuan di lapangan,” ujar Hutahaean saat ditemui, Rabu (23/9/2026).

Menurutnya, pelaksanaan operasi melibatkan seluruh unsur Polres Muba hingga Polsek jajaran. Masing-masing wilayah akan melakukan pemetaan terhadap potensi gangguan keamanan serta mengoptimalkan upaya pengungkapan tindak pidana yang menjadi sasaran operasi.

Personel di tingkat Polsek juga diminta bergerak secara terpadu dan terukur, terutama dalam mengantisipasi serta mengungkap kasus curanmor dan aksi premanisme yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kabupaten Muba.

Dalam arahannya kepada jajaran, Kapolres Muba menekankan agar setiap personel melaksanakan tugas berdasarkan standar operasional prosedur (SOP). Aspek keselamatan anggota dan masyarakat juga menjadi perhatian utama selama proses penindakan di lapangan.

“Kapolres juga berpesan agar seluruh anggota berpedoman pada SOP dan mengutamakan keselamatan saat melakukan penindakan di lapangan. Tindakan harus dilakukan secara tegas dan terukur,” tegas Hutahaean.

Selain mengedepankan penegakan hukum, Polres Muba mengajak masyarakat berperan aktif menjaga keamanan lingkungan. Warga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminal serta segera menyampaikan informasi kepada kepolisian apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan.

“Apabila masyarakat mengetahui atau menemukan adanya tindak kejahatan, segera laporkan kepada kantor polisi terdekat atau melalui layanan Call Center 110,” imbaunya.

Melalui Operasi Sikat Musi I 2026, jajaran Polres Muba diharapkan mampu meningkatkan kehadiran polisi di tengah masyarakat sekaligus mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan, khususnya tindak pidana 3C dan aksi premanisme.(Eggy)

Komentar