Kapolsek Sanga Desa dan Warga Gelar Salat Istighosah , Memohon Hujan dan Terhindar dari Karhutbunlah

Muba52453 Dilihat

MUSI BANYUASIN, KM — Di tengah musim kemarau yang mulai berdampak pada kekeringan, debu, kabut asap hingga meningkatnya ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla), masyarakat Kecamatan Sanga Desa, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), menggelar Salat Istisqa berjemaah, Jumat (28/8/2026).

Salat Istisqa dilaksanakan sekitar pukul 07.30 WIB di halaman Kantor Camat Sanga Desa. Sekitar 60 jemaah mengikuti rangkaian ibadah tersebut dengan khusyuk sebagai bentuk ikhtiar dan doa bersama untuk memohon pertolongan Allah SWT agar hujan segera diturunkan dan kemarau berakhir.

Kegiatan tersebut dihadiri Camat Sanga Desa Rusdiwan, S.Pd., M.Pd., Kapolsek Sanga Desa Iptu Harun Suardi S., S.E., M.Pd., C.MSP., Kanit Intelkam Ipda S. Librata, S.H., M.Si., C.MSP., Kanit Samapta Ipda Eddyson, Ps. Kasium Aiptu Hendra, Ps. Kanit Binmas Aipda Tulus Ade S., para kepala desa se-Kecamatan Sanga Desa serta personel Polsek Sanga Desa.

Camat Sanga Desa Rusdiwan mengatakan, pelaksanaan Salat Istisqa merupakan bentuk ikhtiar sekaligus doa bersama masyarakat dan pemerintah kecamatan dalam menghadapi kondisi kemarau yang mulai dirasakan.

“Melalui Salat Istisqa ini, kita bersama-sama memohon kepada Allah SWT agar segera diberikan hujan dan kondisi kemarau dapat segera berakhir. Kemarau bukan hanya berdampak terhadap ketersediaan air, tetapi juga menimbulkan debu dan meningkatkan potensi kebakaran hutan, lahan maupun perkebunan,” ujar Rusdiwan.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk tidak hanya mengandalkan doa, tetapi turut melakukan upaya nyata dalam menjaga lingkungan, terutama dengan tidak melakukan pembakaran lahan yang berpotensi memicu kebakaran.

“Kita berharap hujan segera turun sehingga kondisi lingkungan kembali membaik dan masyarakat dapat beraktivitas dengan lebih nyaman. Yang tidak kalah penting, mari bersama-sama menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya karhutbunlah,” katanya.

Sementara itu, Kapolsek Sanga Desa Iptu Harun Suardi menyampaikan bahwa jajaran Polsek Sanga Desa memberikan dukungan terhadap pelaksanaan Salat Istisqa sebagai bagian dari ikhtiar masyarakat menghadapi musim kemarau.

Menurutnya, personel kepolisian juga melakukan pengamanan terbuka dan tertutup selama kegiatan berlangsung guna memastikan seluruh rangkaian ibadah berjalan aman, tertib dan kondusif.

“Kami dari Polsek Sanga Desa mendukung kegiatan masyarakat yang positif seperti Salat Istisqa ini. Pengamanan dilakukan agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan aman dan lancar,” kata Harun.

Kapolsek juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan sembarangan. Apabila menemukan titik api maupun aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran, segera laporkan kepada pihak berwenang agar dapat ditangani dengan cepat,” tegasnya.

Salat Istisqa dipimpin Ustaz Riyadi yang bertindak sebagai imam sekaligus khatib. Dalam khotbahnya, jemaah diajak untuk memperbanyak doa dan memohon pertolongan Allah SWT agar hujan segera turun di tengah kondisi kemarau yang telah memberikan dampak terhadap kehidupan masyarakat.

Kondisi kemarau saat ini tidak hanya menyebabkan kekeringan, tetapi juga meningkatkan paparan debu dan kabut asap serta risiko kebakaran hutan, lahan dan perkebunan (karhutbunlah).

Dengan penuh kekhusyukan, sekitar 60 jemaah mengikuti seluruh rangkaian Salat Istisqa hingga selesai. Kegiatan berakhir sekitar pukul 08.45 WIB dalam keadaan aman, tertib, kondusif dan terkendali.

Pelaksanaan Salat Istisqa tersebut menjadi momentum spiritual bagi masyarakat Sanga Desa untuk memohon turunnya hujan sekaligus memperkuat kepedulian bersama dalam menghadapi dampak musim kemarau dan mencegah terjadinya karhutbunlah.(Eggy)

Komentar