SEKAYU,KM— Unit Reskrim Polsek Sekayu, Polres Musi Banyuasin (Muba), mengamankan dua unit truk Mitsubishi Colt Diesel yang diduga mengangkut minyak cong atau minyak hasil olahan ilegal. Penindakan tersebut dilakukan saat polisi menggelar patroli hunting pada Minggu (23/8/2026).
Dari hasil penindakan, petugas mengamankan sekitar 20.000 liter minyak cong yang diduga merupakan hasil masakan ilegal. Selain barang bukti tersebut, polisi turut mengamankan dua orang sopir dan dua orang kernet untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Penindakan berawal dari informasi masyarakat yang diterima petugas terkait dugaan aktivitas pengangkutan minyak ilegal di wilayah hukum Polsek Sekayu. Menindaklanjuti informasi tersebut, personel kemudian melakukan patroli dan penyisiran di sejumlah lokasi yang dicurigai menjadi jalur distribusi.
Patroli tersebut dipimpin langsung Kapolres Muba AKBP Adik Listiyono, S.I.K., M.H., didampingi sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polres Muba serta Kapolsek Sekayu.
Sekitar pukul 14.30 WIB, petugas mendapati dua unit truk yang diduga mengangkut minyak cong di wilayah Desa Bagan Lumpatan, Kecamatan Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin. Kedua kendaraan kemudian dihentikan dan diperiksa oleh petugas.
Kasi Humas Polres Muba AKP Hutahaean, S.M., mewakili Kapolres Muba AKBP Adik Listiyono, membenarkan adanya penindakan tersebut.
“Iya, dua truk diamankan dari hasil patroli hunting,” ujar AKP Hutahaean.
Dalam perkara tersebut, para tersangka dipersangkakan dengan Pasal 54 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi juncto Pasal 20 dan/atau Pasal 591 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).
Saat ini, kasus tersebut masih dalam tahap pemeriksaan dan pengembangan oleh Unit Reskrim Polsek Sekayu. Penyidik masih mendalami asal-usul minyak, tujuan pengiriman, jaringan distribusi, serta kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam aktivitas pengangkutan minyak ilegal tersebut.
Polisi juga terus melakukan pendalaman guna memastikan seluruh rangkaian aktivitas pengangkutan minyak tersebut dapat diungkap secara menyeluruh.(Eggy)








Komentar