Sumur Tambang Minyak Ilegal Di Musi Banyuasin Meledak, Kapolda Sumsel Diminta Tak Pandang Bulu Tindak Personil Pelanggar Etik Dan Pidana

Muba85773 Dilihat

Muba,KM-Aktivitas pengeboran sumur minyak ilegal di lahan Hak Guna Usaha (HGU) perkebunan kelapa sawit PT Hindoli, Desa Tanjung Dalam Kecamatan Keluang, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan (Sumsel), diduga masih berlangsung serta tanpa adanya tindakan tegas dari pihak berwenang. Hal ini terbukti dengan kembali terjadinya kebakaran sumur minyak ilegal di lokasi tersebut sekitar pukul 18.45.WIB pada Minggu (16/2/2025).

Kebakaran ini bukan yang pertama kali terjadi, sehingga memunculkan spekulasi bahwa aktivitas pengeboran minyak ilegal di wilayah tersebut masih marak.

Sangat disayangkan peristiwa kebakaran sumur minyak ilegal diperkebunan kelapa sawit PT Hindoli, Desa Tanjung Dalam kabupaten Musi Banyuasin terus dan terus berulang seakan tiada hentinya. Para pelaku dan pemilik sumur ilegal ini pun terus tumbuh bagaikan jamur di musim penghujan namun aparat penegak hukum seakan akan tutup mata atas kegiatan ilegal Driling ini. Meskipun korban nyawa tak terhitung lagi.

Berdasarkan keterangan warga di sekitar tempat kejadian kebakaran. Peristiwa Kebakaran sumur minyak yang diduga milik salah seorang oknum polisi AY (Inisial-red) yang berdinas di Polsek Babat Supat, terbakar hari minggu sehabis sholat maghrib. Api dari sumur minyak ilegal milik Ay terlihat membumbung tinggi, hingga warga yang berada di lokasi berhamburan menyelamatkan diri,” Ujarnya.

Benar ada insiden kebakaran sumur minyak pada area Cobra 1 PT Hindoli milik Ay pada hari minggu, apinya cukup besar membuat kami di seputar lokasi sedikit panik dan berhamburan untuk menyelematkan diri,” ungkap salah warga yang meminta namanya tidak di sebutkan dalam berita ini.

Masyarakat kini berharap tindakan tegas dari Kapolda Sumsel Irjen Pol Andi Rian R Djajadi SIK MH, untuk menindak tegas praktik pengeboran ilegal yang marak terjadi di wilayah Kabupaten Muba. Untuk segera mengungkap pelaku serta memberikan efek jera kepada pihak-pihak yang terlibat tanpa pandang bulu, terutama terhadap anggota Kepolisian sekalipun, ungkapnya

Menurutnya, mencopot dan memecat anggota Polri yang merugikan korps bhayangkara menjadi keharusan. Sebab, selain upaya bersih-bersih, institusi kepolisian perlu dijaga integritas dan kredibilitasnya secara institusi dari oknum anggotanya yang mencari keuntungan pribadi dengan melakukan tindak pidana maupun pelanggaran etik

Terlebih dampak Kebakaran lahan akibat aktivitas pengeboran ilegal telah menjadi ancaman serius bagi lingkungan dan keselamatan masyarakat. Selain merusak ekosistem, kebakaran ini juga meningkatkan risiko bencana kabut asap yang dapat mengganggu kesehatan serta aktivitas warga sekitar.” tandasnya (Eggy)

Komentar